Burung Dodo (Raphus Cucullatus) adalah burung ukuran sedang yang tidak bisa terbang yang ditemukan di Pulau Mauritius pada tahun 1590an dan telah dinyatakan punah kurang dari satu abad kemudian yaitu pada tahun 1681. Selain tubuhnya yang berukuran sebesar burung kalkun, Burung Dodo juga diketahui memiliki hubungan erat dengan burung-burung kecil lainnya seperti burung Merpati.

Burung Dodo menghuni hutan tropis di Pulau Mauritius yang terletak di Lautan India. Seperti tetangganya, Pulau Madagaskar, Pulau Mauritius memisahkan diri dari Benua Afrika ketika daratan terpisah menyebabkan kehidupan menjadi sangat unik termasuk juga Burung Dodo.

Burung Dodo memiliki tubuh yang besar, sayap pendek dan gemuk, ekor melengkung, kaki pendek, dan paruh besar. Bulu Burung Dodo berwarna abu-abu, hitam, dan putih. Paruh besar yang melengkung merupakan ciri khusus yang membedakan Burung Dodo dengan jenis burung serupa.

Deskripsi dan Fakta Burung Dodo | www.florafauna.web.id

  • Kingdom: Animalia
  • Pilum: Chordata
  • Kelas: Aves
  • Ordo: Columbiformes
  • Family: Columbidae
  • Genus: Raphus
  • Nama Ilmiah: Raphus Cucullatus
  • Jenis: Burung
  • Diet: Omnivora
  • Ukuran (Tinggi): 1 meter
  • Berat: 20 kg
  • Rentang Hidup: 10 - 30 tahun
  • Lifestyle: Berkelompok
  • Status Konservasi: Punah pada pertengahan abad ke-17
  • Warna: Abu-abu, Hitam, Putih, dan Coklat
  • Jenis Kulit: Bulu
  • Makanan Favorit: Buah Tambalacoque
  • Habitat: Hutan tropis Pulau Mauritius
  • Makanan Utama: Buah Tambalacoque
  • Predator: Manusia, Anjing, dan Kucing
  • Ciri Khusus: Memiliki paruh bengkok dan tidak bias terbang

Burung Dodo memakan buah-buahan matang yang jatuh ke tanah. Buah yang sering dimakan adalah buah dari Pohon Tambalacoque (yang juga sering disebut dengan Pohon Dodo). Pohon tua ini kini juga sudah punah karena biji pohon ini tidak akan tumbuh jika tidak melalui sistem pencernaan Burung Dodo.

Di habitat aslinya yaitu hutan tropis Pulau Mauritius, Burung Dodo tidak memiliki predator alami sampai ketika Manusia mendarat di pulau tersebut pada akhir abad ke-16. Akan tetapi, bukan cuma Manusia yang memburu burung patuh dan ramah ini, Burung Dodo beserta sarangnya juga diburu oleh binatang-binatang bawaan Manusia seperti anjing dan kucing.

Karena tidak adanya predator alami, burung dodo berevolusi membuat sarangnya ditanah dimana Burung Dodo betina meletakkan satu telur. Masa inkubasi telur Burung Dodo diperkirakan antara 4 sampai 6 minggu. Burung Dodo anakan akan diasuh dan dibesarkan indukannya sampai mereka mandiri.

Burung Dodo merupakan hewan yang berkembang subur di Pulau Mauritius sebelum diambil alih oleh pendatang dari Eropa yang memburu dan memakan Burung Dodo serta mengeksploitasi alamnya tanpa ampun. Hewan-hewan yang dibawah Manusia ke pulau tersebut juga sering merusak sarang Burung Dodo yang mengakibatkan kepunahan seluruh spesies Burung Dodo dalam kurung waktu 80 tahun kontak dengan manusia.

Semoga Deskripsi dan Fakta Burung Dodo (Raphus Cucullatus) di atas bisa bermanfaat dan menambah wawasan sobat sekalian tentang khazanah flora fauna di Dunia. Apabila ada suatu kesalahan baik berupa penulisan maupun isi dari artikel di atas, mohon kiranya kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan bersama. Jangan lupa like dan share juga ya sobat. Terima kasih... ^^Jaga dan Lestarikan Flora Fauna Kita^^

0 komentar:

Poskan Komentar